Outside the Law
Kali ini kita bertemu lagi dengan karya penulis skenario sekaligus sutradara asal Aljazair, Rachid Bouchareb, yang berkisah tentang sejarah Aljazair. Bisa dibilang sebagai lanjutan
Indigénes yakni film tentang keikutsertaan tentara dari koloni Aljazair yang ikut membebaskan Prancis dari cengkeraman Nazi Jerman di Perang Dunia ke-2, dan setelah saya tahu, ternyata diperankan oleh tiga aktor utama yang sama juga! Tetapi di film ini mereka menjadi tiga bersaudara, Saïd (Jamel Debouzze), Messaoud (Roschdy Zem), dan Abdulkader (Sami Bouajila), yang berjuang untuk kemerdekaan Aljazair dari jajahan Prancis..
Sang sutradara dengan cerdik mengkaitkan peristiwa sejarah penting dalam perang kemerdekaan Aljazair sebagai bumbu dari perjalanan hidup ketiga bersaudara ini. Seperti pada awal film tentang insiden pembunuhan massal/
massacre di kota Sétif pada tahun 1945, mereka kehilangan ayah dan dua saudara perempuannya. Jalan nasib mereka masing-masing berbeda. Abdulkader sebagai aktivis militan ditahan oleh otoritas dan dipenjara di Prancis. Messaoud yang mendaftar sebagai tentara harus ikut bertugas di medan perang Indochina melawan Viet Minh. Sedangkan Saïd melihat kesempatan lebih baik untuk tinggal di Prancis dan mengajak sang ibu pindah serta mencari peruntungan dari apapun bisnis yang didapat.
Nasib juga yang membawa ketiga bersaudara ini ber-reuni di Prancis, tetapi karena tidak satu tujuan masing-masing, perbedaan semakin meruncing. Abdulkader semakin radikal dalam perjuangannya. Messaoud karena pengalamannya melihat gerakan kemerdekaan di Indochina bersedia membantu Abdulkader, sedangkan Saïd cenderung pragmatis lebih memilih mengembangkan bisnisnya sehingga timbul pertentangan di antara mereka sendiri, bahkan Saïd sempat diancam dibunuh oleh Abdulkader karena bisnisnya melenceng dari rencana perjuangannya.