Affichage des articles dont le libellé est prancis. Afficher tous les articles
Affichage des articles dont le libellé est prancis. Afficher tous les articles

jeudi 4 juillet 2013

Alceste à Bicyclette


Cycling with Moliere


Fabriche Luchini is at his best
...


ALCESTE À BICYCLETTE: 3,5/5
GAMBAR: 4/5
CERITA: 3,5/5
ACTING: 3,5/5
KETAWA: 3/5

Note:
The story revolves around two actors rehearsing Moliere's The Misanthrope, with one refusing to perform the play while the other works diligently to persuade him to go on stage.

jeudi 5 juillet 2012

Les Lyonnais


A Gang Story


Ciri khas film karya Oliver Marchal adalah bertemakan dunia hitam organised crime, sebut saja MR73/the Last Deadly Mission atau 36 Quai de Orfévres/36th Precinct. Subyek dalam film ini adalah Edmond Vidal (Gérard Lanvin) alias Momon, keturunan Gipsi yang menjadi pentolan kelompok gangster Gang des Lyonnais.

Momon awalnya direkrut oleh suatu gang kriminal yang dibentuk oleh Joan Chavez yang beraliran kanan anti sosialis. Ketika Momon ingin keluar dari gang tersebut untuk membentuk gang sendiri, dia malah diburu untuk dilenyapkan. Oleh kawan-kawannya, seperti Serge Suttel (Tchéky Karyo)--yang sama-sama pernah masuk penjara gara-gara mencuri buah cherry, Christo, Dany, dan le Grec, ia diyakinkan untuk tidak tinggal diam dan membalas apa yang dilakukan oleh kawanan Chavez. Momon pun setuju dan kawanan Chavez satu persatu dihabisi. Dengan teman-temannya tersebut, Momon melakukan perampokan bersenjata dan sukses membawa uang hasil rampasan. Cerita kriminal mereka berakhir ketika polisi berhasil menciduk mereka di perkampungan para Gipsi. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1974 (fiktif?).

Berapa puluh tahun berlalu, Momon sudah insyaf dan meninggalkan dunia hitam, hidup tenang bersama istrinya, Janou, serta anak dan cucunya. Suatu saat mereka mendengar Serge Suttel ditangkap karena telah menjadi buronan polisi atas kasus kriminal. Christo dan Dany meminta Momon untuk melakukan sesuatu agar Serge bisa dibebaskan. Momon menyadari bahwa mereka sudah berumur dan tidak bisa lagi melakukan hal yang gila dengan kehidupannya yang sudah se-established sekarang ini.

lundi 30 janvier 2012

Le Moine


The Monk


Le Moine atau The Monk diadaptasi dari novel terbitan tahun 1796 karangan Matthew Gregory Lewis asal Inggris. Vincent Cassel menjadi aktor utama berperan sebagai pendeta/monk bernama Ambrosio, di film yang disutradarai oleh Dominik Moll (sutradara film L'Autre Monde) dengan setting di Spanyol abad 16-17M. Kalo melihat gaya Cassel berjanggut/brewokan, memang terlihat bandel dan urakan seperti di film Mesrine, perbandingannya tentu kalau clean-shaven, terlihat seperti pria baik-baik :) tapi untuk kali ini, Cassel memegang peran serius dan seperti tergambarkan dalam poster film di samping, not even a slight smile spilled on his face.. Anda pun bisa membaca dari raut wajahnya di situ bahwa ceritanya pun bakal sama seriusnya..


lundi 23 janvier 2012

Forces Spéciales


Special Forces


Tidak banyak kesempatan kita melihat aksi pasukan khusus Prancis atau Brigade des Forces Spéciales Terres dalam layar lebar dan film ini sedikit bisa memberikan nuansa lain (tentunya) di antara tontonan versi Hollywood. Forces Spéciales adalah cerita satu unit Komando Prancis yang ditugaskan dalam misi membebaskan seorang jurnalis yang disandera kawanan Taliban.

Jurnalis tersebut, Elsa (diperankan si cantik Diane Kruger), awalnya mewawancarai seorang wanita Afghanistan yang kemudian membawanya untuk mencari informasi tentang seorang pimpinan Taliban bernama Ahmed Zaief yang terkenal kejam. Walaupun sudah diperingatkan oleh si penerjemah Amin, Elsa tetap berusaha menyelidiki Zaief melalui pihak ketiga. Tak beruntung, Elsa dan Amin pun disergap di jalanan oleh kawanan Taliban di bawah pimpinan Zaief. Elsa dan Amin kemudian dibawa ke tribal area Pakistan dan oleh Zaief nyawa mereka diancam untuk dihabisi.

dimanche 22 janvier 2012

Un Heureux Événement


A Happy Event

Surprised to watch Louise Bourgoin's tummy


Alasan utama menonton film ini, seperti biasa, adalah Louise Bourgoin yang sensual. Tapi kok ya perutnya bisa 'mlendung' segede itu, ya??? Anyway, sepertinya tidak penting kita menilai sensualitas wanita dari perutnya, yang tentunya dalam film ini menggunakan special effects :) Diambil dari novel karangan Eliette Abelcassis, awalnya adalah kisah kasih antara Barbara (Louise Bourgoin), seorang mahasiswa yang sedang merampungkan thesisnya, dengan seorang penjaga kios penyewaan video, Nicolas (Pio Marmaï). Lucu memang ketika mereka "berbicara" dengan medium judul video, dari ajakan kencan, penolakan, dan sampai dengan Barbara memberikan sinyal dengan judul filmnya Leo di Caprio "Catch Me if You Can". Mereka pun berkencan. Di tengah panas-panasnya bercumbu, Nicolas tanpa sadar berbisik ia ingin punya seorang anak! Bisikan ini terngiang-ngiang di telinga Barbara dan jadilah hasil pertemuan sel telur dan sel sperma di dalam rahimnya.

vendredi 30 septembre 2011

Simon Werner A Disparu


Lights Out
aka. Simon Werner Has Disappeared


Film remaja yang menarik, disutradarai Fabrice Gobert yang sekaligus menjadi penulis skenarionya. Menghilangnya seorang siswa di suatu sekolahan bernama Simon Werner menjadi plot utama yang mana saya yakin semua orang pun akan penasaran, dan yang bikin menarik adalah cerita ini dilihat dari point of view/perspektif 4 (empat) siswa lain, yang baik secara langsung maupun tidak, saling terkait.

Ber-setting-kan tahun 1992, dalam suatu pesta kaum remaja di sebuah rumah, sepasang cowok cewek yang 'berkelana' di areal hutan tanpa sengaja menemukan mayat. Mungkin bisa diasumsikan mayat tersebut adalah Simon Werner, tetapi sang sutradara tidak akan mau para penonton menarik kesimpulan secara dini hingga akhir film. Perspektif pertama dimulai dari Jérémie (Jules Pélissier), dengan kembali 10 hari ke belakang sebelum adegan pertama. Jérémie yang berlatih sepak bola sedang terkena sial karena cedera kaki yang menyebabkan kakinya di-gips. Kembali ke sekolah, teman-teman dekatnya Fréderic, Luc dkk, sedang membicarakan hilangnya Simon serta gosip-gosip miring mengenai penyebabnya, termasuk putusnya Simon dengan sang pacar Alice yang terkenal cantik. Keadaan sekolah dihinggapi rasa was-was. Kemudian seorang murid lain bernama Laetitia pun dikabarkan menghilang, padahal malam sebelumnya ia datang ke rumah Jérémie untuk meminjamkan buku catatan supaya ia bisa mengejar ketertinggalan pelajaran di sekolah. Apakah Jérémie terlibat dalam semua ini?


jeudi 15 septembre 2011

Rien À Déclarer


Nothing To Declare


Duet komedian Dany Boon (Bienvenue Chez Les Ch'tis, Mon Meilleur Ami) dan Benoît Poelvoorde (Astérix aux Jeux Olympiques) di film yang seru ini masing-masing berperan sebagai petugas bea cukai Perancis dan Belgia. Ditiadakannya pengecekan barang oleh bea cukai di perbatasan Perancis-Belgia--sebagai konsekuensi berdirinya Uni Eropa--sangat tidak bisa diterima oleh Ruben (Benoît Poelvoorde), seorang nasionalis yang anti-Perancis. Apalagi harus bekerja sama dengan Mathias (Dany Boon) dalam satu unit mobile customs gabungan dua negara.

I will write more about it.


RIEN À DÉCLARER: 3/5
GAMBAR: 3/5
CERITA: 3,5/5
KETAWA: 3/5

Note (from filmsdefrance.com):
1st January 1993 is a historic date for Europe, the date on which border controls a lifted for countries within the European Union. One man is not happy with this development is Ruben Vandervoorde, a customs officer in a small town on the Franco-Belgian border. A rabid Francophobe and lifelong Belgian nationalist, Ruben is outraged when he is forced to set up a mobile customs team with his French counterpart and sworn enemy, Mathias Ducatel. Convinced of the superiority of his country, Ruben is determined to put Mathias in his place. So much for the entente cordiale...

mercredi 7 septembre 2011

La Horde



Legion of Evil
aka. The Horde


Dasar bukan penggemar film horor, penyesalan selalu datang terlambat kenapa saya harus membuang waktu nonton film ini. Jalan cerita memang terlalu sederhana, sekelompok polisi yang (sepertinya sih) terdiri dari: Ouessem (Jean-Pierre Martins), Aurore (Claude Perron), Jimenez dan Tony, hendak membalas dendam atas kematian rekannya yang bernama Rivoallan. Mereka berencana menyerbu tempat berkumpulnya geng pimpinan Adewale Markudi (Eriq Ebouaney) di suatu gedung apartemen tua yang kumuh.

Sesampainya di tempat itu, rencana mereka gagal total dan malah berganti menjadi tawanan Markudi serta kawanannya: Bola, Greco, Tcheque dll. Markudi akhirnya mengeksekusi Jimenez yang terluka, dan Bola menembak satu orang tawanan yang kita pun tidak tahu siapa dia. Tiba-tiba saja orang yang seharusnya sudah mati itu jadi hidup alias zombi, dan setelah berkali-kali ditembak dan dipukuli, masih tetap bisa menyerang, sebelum akhirnya Markudi meledakkan kepalanya dengan senapan shotgun. Tetapi terlambat, dua kawanan Markudi sudah jadi korban, dan jatuh lagi seorang korban yang dimangsa satu zombi (the former look-out guy) dari luar..

mercredi 17 août 2011

L'Homme Qui Voulait Vivre Sa Vie


The Big Picture
a.k.a A Man who Wanted to Live His Life


Wah, lagi-lagi si Romain Duris jadi pemeran utama neh. He's become another favorite actor of mine. Menjadi Paul Exben, seorang eksekutif muda dalam karirnya yang sukses, dengan beristrikan Sarah (Marina Foïs) dan dua anak, tidak ada lagi yang perlu dikejar dalam hidupnya. Mungkin ada sedikit masalah komunikasi dengan Sarah, tetapi agaknya bisa "diperbaiki" di atas ranjang. Namun belakangan Sarah bersikap aneh serta akhirnya meminta cerai, dan Paul pun jadi sadar ada orang ketiga di dalam perkawinannya. Diketahui bahwa istrinya ada main dengan Grégoire Kremer, seorang fotografer. Mencoba mencari tahu, Paul berupaya mengkonfrontir Grégoire di rumahnya, yang kemudian di dalam suatu perdebatan dan perkelahian kecil, sebuah insiden terjadi yang menyebabkan Grégoire tewas!

lundi 8 août 2011

L'Assaut


The Assault

Film ini adalah kisah nyata pembajakan pesawat Air France (AF 8969) dari Algiers ke Paris pada bulan Desember 1994. Empat teroris GIA alias Groupe Islamique Armé berhasil memasuki kawasan bandara di kota Algiers dan menaiki pesawat Air France dengan berpura-pura menjadi pengawal khusus kepresidenan yang bertugas memeriksa paspor penumpang. Setelah membuka penyamaran, para teroris mengambil alih pesawat dan menuntut pembebasan dua orang pemimpin partai FIS (Front Islamique du Salut) yang sedang dipenjara. Setelah itu mereka juga bermaksud tetap terbang ke Paris dengan rencana rahasia menabrakan pesawat ke Menara Eiffel. Para pembajak sempat menembak mati 3 orang penumpang karena tuntutannya tidak dipenuhi. Sementara itu, pemerintah Prancis terlibat pergulatan politis dengan pemerintah Aljazair agar diijinkan terlibat dalam masalah ini. Setelah pesawat akhirnya diijinkan tinggal landas, pemerintah Prancis bisa dengan bebas melakukan intevensi sepenuhnya untuk mengatasi pembajakan ini. Tim anti-teror Kepolisian Prancis, GIGN-Groupe d'Intervention de la Gendarmerie Nationale, telah disiagakan dan ditugaskan untuk menyiapkan rencana pembebasan.

vendredi 5 août 2011

De Vrais Mensonges


Beautiful Lies


Kisah romantika yang tidak biasa, De Vrais Mensonges (of true lies?) menampilkan Audrey Tautou sebagai Émelie, pemilik salon rias rambut, yang sedang menghadapi permasalahan yang menimpa keluarganya. Ayahnya Marc sudah meninggalkan ibunya Maddy (Nathalie Baye) demi seorang gadis umur 20-an, dan berencana menuntut cerai. Émelie tidak ingin membuat Maddy larut dalam kesedihan sehingga meminta ayahnya untuk menunda perceraian sampai dengan Maddy siap menghadapi kenyataan.

Demi menceriakan sang ibu, Émelie mencoba mengirimkan surat cinta anonim kepada Maddy seolah-olah masih ada orang yang tertarik padanya. Faktanya Émelie mencontek abis isi dari surat cinta yang pernah dikirimkan kepadanya, juga secara anonim. Ternyata si secret admirer pengirim surat anonim tsb adalah Jean (Sami Bouajila), seorang tukang yang bekerja di salon Émelie, yang benar-benar mengaguminya.

samedi 16 juillet 2011

La Journée de la Jupe

Skirt Day


Isabelle Adjani berperan sebagai Sonia Bergerac, guru di suatu sekolah menengah negeri yang mana muridnya bandel-bandel, yang kebanyakan adalah keturunan minoritas (Arab dan Afrika). Sonia hendak mengajar di kelas drama di ruangan teater sekolah, dan dari awal murid-muridnya seperti tidak ada rasa hormat, dan terang-terangan merendahkan gurunya.

Dalam kelas, Sonia tidak bisa mengendalikan secara efektif dan melihat dua dari murid-muridnya sedang berada di belakang kelas. Mereka sedang membicarakan isi dalam tas yang mereka bawa. Tak disangka-sangka, sebuah pistol jatuh dari tas itu dan dalam pergelutan Sonia yang pertama mengambil pistol itu, kemudian tanpa sengaja menembak kaki Mouss. Keadaan menjadi kacau, dan sebagian murid keluar dari ruangan. Sonia yang panik menutup dan mengunci pintu masuk, serta menyuruh murid yang masih ada dalam ruangan untuk berbaring. Terjadilah situasi penyanderaan..

mardi 21 juin 2011

Le Premier Jour du Reste de Ta Vie


The First Day of the Rest of Your Life


Akhirnya punya kesempatan nonton film yang banyak menerima pujian ini, termasuk mendapatkan nominasi untuk 8 kategori César Awards tahun 2009 dan memenangkan tiga di antaranya.

Film ini menggambarkan kehidupan sebuah keluarga, ayah ibu dan tiga anak--dua laki-laki dan satu perempuan. Menariknya masing-masing diberikan sesi tersendiri mengenai perjalanan hidupnya, termasuk pada masa yang menyenangkan atau yang menyedikan, penuh dengan kejutan dan kadang berujung bencana. Dan satu dari sekian cerita menjadi titik balik dari sebelumnya adalah keluarga yang rukun-rukun saja menjadi terpecah, walaupun akhirnya bisa bersatu kembali.
I will write more about it.

LE PREMIER JOUR DU RESTE DE TA VIE: 4/5
GAMBAR: 4/5
CERITA: 4,5/5
ACTING: 4/5

lundi 20 juin 2011

Potiche

Trophy Wife


Film komedi ringan diawaki oleh aktor aktris kawakan Perancis, seperti Catherine Deneuve, Gérard Depardieu dan Fabrice Luchini, yang jelas terlihat sudah berumur. Tetapi sepertinya kwalitet akting mereka tidak perlu diragukan lagi.

Bersettingkan tahun 1977, film ini menceritakan kisah Suzanne (C. Deneuve) seorang ibu rumah tangga, yang bersuamikan Robert Pujol (F. Luchini), seorang CEO pabrik payung "Pujol", yang mana adalah perusahaan keluarga yang diwariskan dari ayah Suzanne. Suzanne yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah tidak pernah tahu tentang usaha pabrik payung tsb dijalankan, dan sepertinya tutup mata terhadap sikap cuek dan kasar Robert, apalagi kelakuannya yang doyan selingkuh, termasuk dengan sekretarisnya sendiri, Nadège (Karin Viard).

Suatu saat, pekerja pabrik mengadakan mogok kerja dengan tuntutan menyangkut jam kerja dan bonus. Robert tersekap di pabrik karena bersikeras tidak mau memenuhi tuntutan serikat pekerja. Akhirnya Suzanne turun tangan mencoba menyelesaikan,

dimanche 12 juin 2011

Gardiens de l'Ordre


Off Limits

Better injustice than disorder..


Tiga orang polisi yang sedang patroli, Julie (Cécile de France) dan Bastien serta partner baru Simon (Fred Testot), mengecek sebuah apartemen yang dilaporkan memutar musik dengan keras sampai tengah malam. Setelah pintu diketuk, penghuninya tiba-tiba membuka pintu dan menembak mati Bastien. Julie dan Simon langsung bereaksi, dan Julie berhasil membalas dan menembak dua kali orang tersebut. Tergenggam di tangannya dua butir pil narkoba berwarna kuning berpendar.

samedi 4 juin 2011

La Rafle


The Round Up


Adalah kisah nyata dari peristiwa penangkapan orang-orang Yahudi di Prancis pada waktu Perang Dunia ke-2 untuk dibawa ke kamp konsentrasi (baca: pemusnahan) di Auschwitz dsb. Cerita berawal dari rencana pemindahan orang-orang Yahudi ke Eropa Timur seperti yang diminta oleh Hitler, diktator Nazi Jerman, yang kemudian didiskusikan oleh petinggi rezim Vichy Prancis, Maréchal (Marsekal) Pétain dan Pierre Laval, deputinya. Disetujui untuk kuota 24.000 orang Yahudi, di tingkat operasional, Kepolisian Paris dan Milice yang akan bertugas menangkap orang-orang Yahudi non-Prancis yang sudah teregistrasi lengkap dan membawa mereka pada tgl 16 Juli 1942 ke Vélodrome d'Hiver sebagai tempat transit.

vendredi 3 juin 2011

Les Petits Mouchoirs


Little White Lies


Setelah sekian lama saya baru menemukan lagi cerita drama yang berkarakter dan menyentuh hati seperti film ini. Guillaume Canet, sang penulis skenario film thriller Ne Le Dis A Personne, berada di kursi sutradara sekaligus penulis cerita.

Cerita berawal dari Ludo (Jean Dujardin) yang berpesta sampai pagi di suatu club. Angle kamera tak lepas mengikutinya sampai ia keluar menaiki skuternya dan tiba-tiba ia terlibat kecelakaan (you'll be surprised, it looked so real!!). Para sohibnya rame-rame menjenguknya dan baru kita tahu bahwa mereka berencana berlibur bersama dan merundingkan apakah rencana libur harus diteruskan atau tidak. Dari sinilah personaliti satu per satu sahabat Ludo dibeberkan.

mercredi 1 juin 2011

Coursier


Paris Express


Komedian Michaël Youn tampil menjadi Sam, atau nama lengkapnya Samuel Skjqurilngskwicz (ga tau gmn bacanya, copy-paste ajah!), tukang antar barang/kurir di perusahaan Pli Express yang punya moto Zero Stress. Bossnya yang pelit dan demanding cukup membuatnya kesal, ditambah bonus yang hilang dan persaingan dengan The Ice, teman sekerjanya. Yang tambah bikin pusing kepalanya adalah tuntutan kekasihnya, Nadia (Géraldine Nakache), yang macam-macam, termasuk dalam persiapan menghadiri pesta pernikahan kakak Nadia yang mana Sam rencananya akan diperkenalkan pertama kali pada orang tua Nadia.

mardi 31 mai 2011

Rapt


a.k.a Kidnapping


Stanislas Graff (diperankan oleh Yvan Attal), seorang Président Directeur-Général/CEO sebuah perusahaan, diculik dalam perjalanan setelah keluar rumah, dan para penculik meminta uang tebusan 50 juta euro. Untuk meyakinkan dan mempertegas tuntutannya, sang penculik dengan kejam memotong jari Graff dan dikirim ke keluarganya.

Istrinya berusaha untuk membayar uang tebusan namun ternyata harta kekayaannya tidak cukup dan akses ke uang Graff hanya dimiliki ia sendiri. Perusahaan yang dibawahinya hanya bisa 'meminjamkan' uang sebanyak 20 juta euro dan tidak lebih. Penculik pun tetap 'keukeuh' pada tuntutannya. Dalam perjalanannya, terkuak juga borok-borok Graff yang dikupas di media, seperti ia punya selingkuhan, serta suka main judi di kasino dan banyak hutang gara2 itu. Karena kasus ini, perusahaan pun akhirnya menunjuk CEO interim untuk menggantikannya sementara.

Sementara polisi tetap menyelidik dan melacak para penculik, dan Graff masih tersekap, emosi, pertentangan dan konflik dari semua pihak semakin tambah seru. Misal istri Graff tetap ingin membayar uang tebusan sementara polisi menyarankan untuk terus bernegosiasi. Rumor juga menyerang perusahaan bahwa uang tebusan (plus utang Graff gara2 judi) dibiayai oleh perusahaan, yang membuat Dewan direksi harus melakukan sesuatu agar perusahaan tetap sehat berjalan. Istri Graff pun harus menanggung malu karena tahu suaminya punya gundik, dan masalah lain terkait dengan ibu Graff dan anak2nya.

lundi 16 mai 2011

Djinns


Stranded


Satu tim (peleton) tentara Prancis ditugaskan dalam misi mencari reruntuhan pesawat angkut militer yang jatuh di gurun pasir Sahara di Aljazair dalam film bersetting tahun 1960--yang mana ketika itu sedang berkecamuk perang kemerdekaan Aljazair.

Tim tsb dipimpin oleh Durieux (Stéphane Debac) dan second-in-command-nya yang keras, Vacard (Thierry Frémont), veteran perang Indochina. Sedangkan sang protagonis adalah Michel (Grégoire Leprince-Ringuet), anggota tim yang bertugas dalam mendokumentasikan misi e.g. membawa kamera film, namun tampaknya paling muda dan lemah secara fisik. Setelah beberapa hari, tim menemukan bangkai pesawat dengan penumpangnya yang semuanya tewas. Durieux langsung mencari tas koper yang terkunci, yang rupanya menjadi target dari misi tim ini. Tak berapa lama, mereka diserang oleh gerombolan gerilyawan pemberontak Aljazair. Karena medan yang tidak menguntungkan tim harus melarikan diri, dan untungnya badai gurun menyelamatkan mereka dari kejaran para gerilyawan.